![]() |
| Wings Air saat uji coba landasan beberapa waktu yang lalu |
5 September mendatang, Wings Air resmi beroperasi di Kerinci
HKK Provinsi Jambi miliki gedung Mewah
KERINCI - Apa yang menjadi cita-cita sejak lama Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) provinsi Jambi untuk miliki gedung sendiri, akhirnya terwujud, setelah selasa kemaren (4/7) HKK Provinsi Jambi membeli sebidang tanah dan bangunan dengan harga 2,2 milyar rupiah.
Akmal Khatab salah seorang pengurus HKK Provinsi Jambi dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembelian gedung untuk HKK provinsi Jambi. Ini sebuah gerakan yang luar biasa dari ketua umum HKK Provinsi dan HKK Kota Jambi, ucapnya.
Semtara itu ketua umum HKK Provinsi Jambi Ramli Taha, SH., MH menyampaikan "Alhamdulillah, pada hari ini tepat pukul 17.30 telah dibeli sebidang tanah dan bangunan gedung HKK Provinsi Jambi senilai Rp. 2,2 Miliyar yg berlokasi di komplek Kota Santri, depan pondok pesantren As'ad. Di RT 10, Olak Kemang, Kec. Danau Teluk, Kota Jambi. Gedung ini akan kita gunakan sebagai Sekretariat dan Gedung Serbaguna Bersama. Puluhan kamar telah tersedia di dalamnya. Hal ini terwujud berkat usaha semua pihak yang harus diapresiasi," ujar Pengacara senior ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh ketua HKK Kota Jambi, Salman Alparisi Agus Jaya berkat kerjasama semua pihak akhirnya Gedung HKK Provinsi Jambi bisa terwujud.
"Alhamdulillahirobbilalamin dengan semangat kebersamaan akhirnya gedung HKK Provinsi Jambi dapat terwujud. mudah-mudahan gedung ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk seluruh masyarakat Kerinci yang ada di provinsi Jambi semoga hkk Jaya dan sukses selalu amin ya robbal alamin," ungkap politisi Golkar.
Menurut pantaun dilapangan, gedung HKK ini berlokasi di area tanah seluas 40 tumbuk, dengan puluhan kamar yang juga tersedia di dalamnya. Gedung ini juga telah diresmikan pembangunannya oleh Gubernur Jambi pada saat itu, Hasan Basri Agus. (KB)
Nilai UN SMP Kerinci Terendah di Jambi, Ini Tanggapan Adirozal
Inilah sosok perempuan energik asal Kerinci, yang berpeluang dampingi SY Fasha
![]() |
| Kiri ke Kanan: Walikota Jambi SY Fasha, Yuliana Fasha, dan Camat Pal Merah: Hj. Mursida |
Siswa MAN 1 Sungaipenuh Demo ke Kantor Kemenag
![]() |
| Suasana Aksi |
Akun FB sekda Kab Kerinci di bobol, Gambar Tak Senonohpun Beredar
![]() |
| Akun FB sekda Kab. Kerinci |
H. Fauzi Siin mantan Bupati Kerinci, Tutup Usia
![]() |
| Suasana Upacara Pelepasan Jenazah Alm. Fauzi Siin menuju Sungai Penuh |
Apri Arsal, Kecewa dengan Hasil Musrenbang Tahun 2017
![]() |
| Para pembicara di Musrenbang Tahun 2017/ AA |
Acara inipun sebenarnya sudah sangat di rindukan oleh masyarakat, terutama masalah pembangunan inprasruktur di desa - desa dalam Kecamatan Depati Tujuh.
Ditahun 2017, secara menyeluruh pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci di anggarkan tidak seimbang dan tidak pula merata.
Apri Arsal salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kerinci angkat bicara tentang hal ini. Ia menyatakan "saya melihat tidak adanya pemerataan pembangunan di Kabupaten Kerinci, kususnya wilayah tengah terkususnya lagi di Kecamatan Depati Tujuh", ujarnya.
Hasil Musrenbang tahun ini, tidak ada satu paket pekerjaanpun yang ditujukan untuk desa di Kecamatan Depati Tujuh, itu hasil dari pemaparan musrenbang ya. Inilah yang membuktikan tidak meratanya pembangunan di Kerinci, ujarnya.
Saya secara pribadi sangat kecewa atas paparan SKPD dalam Musrenbang tahun ini, dan seluruh kades dari Kecamatan Depati Tujuhpun juga kecewa. Apalagi setelah mendengarkan paparan dari Dinas PU, ujanya.
Harapan saya, untuk kedepan supaya pemerintah tetap melakukan pembangunan dengan merata, Jangan tebang pilih. Inikan menyangkut kepentingan Masyarakat, tutupnya.
Dari pantauan ulasanjambi, tidak adanya pembangunan yang ditujukan untuk Desa-desa dalam Kecamatan Depati Tujuh, akan sulit membendung desa-desa dalam kecamatan ini untuk selamat dari lumbung banjir ketika musim hujan tiba. Karena Kecamatan Depati Tujuh beberapa saat yang lalu terakhir, menjadi salah satu daerah yang paling parah akibat Banjir yang melanda. (AA)
Sekda Kerinci Afrizal, dukung Pemprov Jambi untuk menghentikan aktivitas Galian C
![]() |
| Aktivitas Galian C di Kab. Kerinci beberapa saat yag lalu |
Kerinci - Ramainya perbincangan yang mempersoalkan Galian C di Kabupaten Kerinci beberapa hari belakang, kini semakin runyam karena tidak jelas penyelesaiannya. Padahal dampak Galian C tersebut telah nyata mengancam lingkungan setempat. Oleh sebab itu pula beberapa mahasiswa yang tergabung dalam DPD IMM JAMBI dan HIMAPABA menggelar aksi demo pada hari jum'at yang lalu (9/2) di Komplek Perkantoran Gubernur Jambi.
Adirozal: "mengatasi banyaknya warga Kerinci yang ke Malaysia, bukan merupakan hal mudah"
![]() |
| Ilustrasi |
Perkara Bansos kembali di buka oleh Kejari Sungai Penuh
![]() |
| Bansos |
Hal ini disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh Mali Dian, "Yang sudah terpidana ada Adi Muklis, Munir, Sukur Kala Berajo, kemudian Lima orang mantan anggota DPRD Kerinci Irmanto, Nopantri, Ade Utama, Said Abdullah dan Mursimin. Tapi bakal ada tersangka baru," bebernya.
Menurut pantauan di lapangan, "Adi Mukhlis pernah membuat laporan yang disampai ke kejaksaan dengan 28 nama anggota dewan, tapi yang telah diproses hukum baru 7 orang anggota dewan," tandasnya. (KG)
RSUD Kerinci Belum Memenuhi Standar Akreditasi
Warga Kerinci Minta Gubernur Jambi Zumi Zola Sidak RSUD MHA Thalib
Hal ini dialami Yessi Ratna Deli, warga Belui Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh. Dari postingan di akun facebooknya, Yessi diketahui membawa kerabatnya yang bernama Nurhayati berobat ke RSUD MHA Thalib, namun oleh perawat penyakit keluarganya malah ditertawakan.
Menurut Yessi, perlakuan ini bukan pertama kali yang didapatkannya di RSUD MHA Thalib. Pada saat dirinya sakit pun pernah mendapatkan pelayanan yang tidak baik.
Bahkan lewat postingan di akun facebooknya, Yessi meminta Gubernur Jambi Zumi Zola, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD MHA Thalib. Adapun isi postingan Yessi tersebut yakni:
"Assalamualaikum. Bapak Zumi zola yg terhormat, tampaknya rumah sakit kerinci (RSUD MAH Thalib, red) juga perlu disidak, tolong sebarkan teman teman biar jadi pelajaran bagi kita semua. Malam ini etek saya sudah 1 bulan sakit dirumah.
Malam ini habis makan obat dari dokter tiba-tiba badan etek saya melemah dan pingsan kira-kira jam 7. Kami kaget sekitar jam 10 malam, kami bawa kerumah sakit umum kerinci,".
"Alhasil sungguh menakjubkan pelayanan dirumah sakit ini, mereka menertawakan penyakit etek saya, mereka bilang etek saya berpura pura sakit, kami membawa etek memang dalam keadaan sadar tapi masih sangat lemah, mereka tidak menghiraukan kami, sehingga kami membawa etek pulang kembali tampa tau apa penyakit beliau, padahal darah beliau saja tinggal 85 normalnya 110.
Sungguh kami sangat kecewa dengan pelayan rumah sakit ini. Kami membawa etek kami pulang tampa obat yg diberikan, dan sedikitpun perawat-perawat itu tidak bertanya malahan mereka berbisik bisik sambil tertawa.
Dimana manusianya orang orang ini. Ini bukan pertama kalinya kami mendapatkan perlakuan seperti ini saya pribadi pun pernah mendapatkan pelayanan yang tidak baik.
Tolong bagi teman-teman yang punya hati sebarkan keluh kesah ini, jangan berhenti disini agar mereka mereka itu sadar dan mendapatkan pelajaran. Dan agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,".
Postingan tersebut diupload Yessi Selasa (24/1) malam pukul 23.20 WIB. Banyak netizen yang mengomentari postingan tersebut. Bahkan beberapa diantaranya ada yang juga menyampaikan keluhan terhadap pelayanan di RSUD MHA Thalib.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan dari pihak RSUD MHA Thalib terkait keluhan keluarga pasien tersebut.
Seluruh Galian C Ilegal di Kerinci Harus Distop dan di Police Line
![]() |
Salah satu Lokasi Galian C di Kerinci/metrojambi.com
|
Hal ini disampaikan Kabid Pertambangan dinas ESDM Provinsi Jambi, Abdul Salam, Jumat (13/1). Ia mengatakan bagi galian C yang tidak memiliki izin, pihaknya akan menyurati Polres Kerinci untuk memberhentikan aktivitas penambangan sampai memiliki izin.
"Sekarang saya lagi berkoordinasi dengan Sekda Provinsi terkait surat yang akan dikirimkan ke pihak kepolisian," katanya.
Ditanya hasil peninjauan longsor di Galian C Sungai Cubadak, Siulak Deras, Kerinci. Ia mengatakan, untuk aktivitas galian C di lokasi longsor diberhentikan sementara sampai beberapa hal-hal pokok yang harus dilengkapi.
"Kita minta kepada Putra Remon untuk melengkapi beberapa syarat yaitu membuat ketinggian jenjang maksimun enam meter, segera mengangkat kepala teknik tambang dan menyampaikan rencana kerja dan jumlah anggaran biaya. Sebelum dilengkapi aktivitas tambang belum boleh beroperasi," jelasnya.
Sedangkan terkait izin, lanjut Abdul Salam, di Kerinci hanya ada dua galian C yang memiliki izin yaitu milik Putra Remon dan Ramli Umar, selebihnya tidak memiliki izin. "Jadi untuk galian C Putra Remon kita berikan sanksi administrasi. Sedangkan pengusaha galian C yang belum memiliki izin, kami minta untuk segera mengurus izin," tandasnya.
Semenatar itu, dari data yang galian c banyak ditemukan di lima Kecamatan dengan menggunakan alat berat. Pantauan di Kecamatan Keliling Danau terdapat 6 titik tambang pasir, yakni di Tanjung Batu dua lokasi, Semerap satu lokasi, Benik dua lokasi, dan Jujun satu lokasi.
Sedangkan di Kecamatan Gunung Raya terdapat di desa Lempur yaitu dua titik galian c batu. Selain itu di Kecamatan Air Hangat terdapat tiga lokasi di Desa Semurup, sedangkan wilayah yang paling banyak di kecamatan Gunung Kerinci, terdata sembilan titik galian c yang diduga ilegal. Untuk Kecamatan Kayu Aro terdapat di areal Sungai Sikai.
Sementara di Kota Sungai Penuh, galian C di desa Sungai Akar, Kecamatan Sungai Bungkal juga sempat disegel polisi. Ini dikarenakan izinnya belum lengkap dari dinas ESDM Provinsi Jambi. (metrojambi.com)















